Saturday, April 20, 2013 0 comments

Cahyanya


Burung berterbangan sambil bernyayi riang
Mengiringi kedatangan sang surya dari ufuk timur
Yang tengah bersiap menyinari bumi
Dan para penghuninya
                  
                   Keriangan juga terlihat dari para tumbuhan
                   Menyambut datangnya sang surya
                   Begitu juga dengan banyak orang
Yang dengan senyuman bersiap memulai hari
Berharap harinya akan berjalan lancar

Tak terkecuali gadis itu
Ia tersenyum memandang sang surya
Dalam hati ia berharap dapat melihat senyuman seseorang
Seseorang yang bagai cahaya yang menyinari hidupnya

                   Bak malaikat pemuda itu datang dalam hidupnya
                    Membawa seberkas cahaya kehidupan
                   Yang menariknya keluar dari lembah kesedihan
                   Dan mengantarkannya pada puncak kebahagiaan

Wednesday, March 27, 2013 0 comments

gambaran

Setiap manusia adalah arsitek kehidupannya sendiri.
Dia akan menggambar kertas kehidupanya seperti apa yang diinginkannya.

Kadang kala, dia mendapati bahwa  dia tidak menyukai apa yang telah digambarnya
Dan mencari seseorang atau sesuatu untuk dipersalahkan,
Dibanding mencoba untuk mengganti gambarnya sendiri.

Namun, kadang kala dia juga mendapati bahwa,
Apa yag telah digambarnya adalah sesuata yang sangat indah.

Untuk tetap melihat gambar itu tetap indah.
Seseorang manusia harus cukup rendah hati
Untuk mengakui kesalahannya
Cukup bijak untuk mengambil keputusan
Serta cukup berani untuk memperbaiki kesalahnnya.

0 comments

dia dan angin

Dia dan Angin


Angin berhembus….
Lembut menerpa wajah tampannya
Menyibak beberapa helai rambutnya yang hitam
Dingin menyentuh pipi putih itu

Membawa dedaunan kering
Yang jatuh terlepas dari dahannya
Serta beberapa partikel kecil lain
Pergi bersama hembusan angin

Meninggalkan tempat asalnya
Namun tidak dengan pemuda itu
Ia tak beranjak dari tempatnya
Tidak seperti angin yang berhembus pergi

Pemuda itu masih diam terpaku ditempatnya
Memandang kosong ke depan
Seolah menerawa waktu yang telah terlewat
Dengan air muka yang tak terbaca.
 
;